Informasi

BBPPMPV BMTI Akan Semakin Ramah Lingkungan

05 Juni 2026
Penulis: Administrator
36 kali Berita ini dilihat
0 kali Berita ini dibagikan
Gambar BBPPMPV BMTI Akan Semakin Ramah Lingkungan
-

Deskripsi gambar
Penanaman Kemiri Sunan Oleh Dirjen PMPK dan Kepala BBPPMPV BMTI

CIMAHI, BBPPMPV BMTI — Menyambut Hari Lingkungan Hidup, Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Mesin dan Teknik Industri (BBPPMPV BMTI) resmi memulai era baru tata kelola rendah karbon. Melalui peluncuran program Green Office & Green Culture 2026 di kawasan Kampus BMTI, Cimahi, Jawa Barat, Kamis (4/6), institusi ini menegaskan posisinya sebagai pionir kampus hijau di Indonesia.

Langkah revolusioner ini diambil sebagai respons cepat sekaligus implementasi nyata Surat Edaran Kemendikdasmen Nomor 15 Tahun 2026 tentang Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Hajatan besar tersebut dihadiri oleh beberapa institusi lintas sektoral mulai dari lembaga-lembaga di bawah Kemendikdasmen di Jawa Barat, Dinas Linkungan Hidup, dan Dinas Pendidikan Kota Cimahi, jajaran Forkopimda, mitra industri, hingga tokoh masyarakat setempat.

Transformasi Fundamental, Bukan Sekadar Kosmetik Visual

Deskripsi gambar
Pelepasan Burung Kutilang Oleh Dirjen PMPK dan Kepala BBPPMPV BMTI

Acara peluncuran program Green Office & Green Culture 2026 diawali dengan senam pagi bersama. Kemudian, acara dibuka oleh Kepala Bagian Tata Usaha BBPPMPV BMTI, Heri Susanto, S.Kom., M.Kes. Dalam laporannya, Heri menegaskan bahwa momentum ini adalah komitmen bersama untuk meninggalkan pola kerja administrasi yang masih konvensional.

"Ini bukan sekadar kosmetik visual, melainkan transformasi fundamental. Kami berkomitmen memangkas birokrasi kertas (paperless office), mewujudkan zero waste, dan menggeser budaya kerja lama menuju ekosistem digital yang bersih, adaptif, serta akuntabel," tegasnya.

Di atas lahan seluas 130.976 m², aksi nyata langsung dieksekusi secara simultan melalui harmonisasi lima pilar strategis yang mencakup

  1. kemandirian energi dan air dengan sinkronisasi operasional PLTS 20,8 kW dan PLTB 3 kW, rencana konstruksi PLTMH, serta pembangunan 20 unit sumur resapan demi menjaga ketahanan air tanah,
  2. sirkularitas ekonomi & budaya dengan cara optimalisasi tempat pengelolaan sampah sementara (TPSS) berbasis tiga fraksi, yaitu konversi limbah plastik menjadi BBM via mesin pirolisis yang diperkuat dengan internalisasi prinsip 3R melalui in-house training aparatur secara berkala, dan
  3. sinergi hijau (RTH) dengan aplikasi manajemen lanskap partisipatif, berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi untuk memastikan standar ekologis perkantoran tertinggi.

Merespons Tantangan Global via Green Office

Deskripsi gambar
Sambutan Kepala BBPPMPV BMTI

Senada dengan hal tersebut, Kepala BBPPMPV BMTI, Dr. Baharudin, S.Pd., M.Pd., menyatakan bahwa langkah strategis ini diambil demi menyelaraskan pendidikan vokasi dengan tuntutan global, khususnya target Sustainable Development Goals (SDGs).

"Selamat datang kepada Bapak Dirjen dan seluruh stakeholders di Kampus Hijau BBPPMPV BMTI. Berdasarkan proyeksi World Economic Forum, green skills akan menjadi kompetensi yang paling diburu di dunia kerja hingga tahun 2030. Dunia vokasi tidak boleh tertinggal," ujarnya.

Baharudin menambahkan, penerapan tata kelola berbasis Green Human Resource Management (HRM) terbukti mampu mendongkrak produktivitas dan keterikatan pegawai hingga di atas dua puluh persen. "Dengan spirit vokasi kuat, industri hebat, kami pastikan institusi ini menjadi pelopor yang melahirkan SDM yang tidak hanya andal secara teknis, tapi juga melek ekologi," imbuhnya.

Gerakan ini sekaligus menjadi manifestasi nyata dari nilai ASN BerAKHLAK dan perwujudan good governance. Transformasi mencakup pengurangan penggunaan kertas secara drastis, efisiensi energi yang terukur, penanganan sampah berbasis zero waste office, dan penciptaan budaya kerja yang kolaboratif, adaptif, serta sehat.

BBPPMPV BMTI sebagai Hub Vokasi Ramah Iklim

Deskripsi gambar
Pemasangan Biopori oleh Dirjen PMPK dan Kepala BBPPMPV BMTI

Aksi nyata ini mendapat apresiasi penuh dari Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Tatang Mutaqin, S.Sos., M.Ed., Ph.D. yang hadir langsung untuk meresmikan program.

"Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian membuktikan bahwa isu lingkungan adalah tanggung jawab kolektif kita bersama," kata Tatang dalam pidato kuncinya.

Menurut Tatang, institusi publik yang mampu menekan emisi, transparan mengelola energi, dan bijak mengelola sampah akan mendapatkan kepercayaan publik yang jauh lebih tinggi.

"BMTI Cimahi harus menjadi model nasional bagi seluruh ekosistem pendidikan vokasi. Dengan mengucap bismillah, Program Green Office & Green Culture resmi dibuka." — Tatang Mutaqin, Dirjen Dikmen Sus

Mengembalikan Keseimbangan Alam

Usai seremoni peresmian, Tatang Mutaqin didampingi Kepala Balai dan Kabag TU langsung memimpin aksi lapangan di area kampus.

Aksi diawali dengan pemasangan lubang biopori secara simbolis untuk memaksimalkan infiltrasi air tanah dan mencegah genangan. Tak hanya itu, dilakukan pula penanaman pohon kemiri sunan sebagai simbol mitigasi karbon dan konservasi lingkungan yang bernilai ekonomi terutama pendukung program pemerintah bahan bakar minyak alami terbarukan.

Sebagai penutup komitmen terhadap keseimbangan ekosistem lokal, dilakukan penebaran benih ikan nila di kolam kampus serta pelepasan burung kutilang ke alam bebas. Melalui gerakan ini, BBPPMPV BMTI optimistis transformasi dari lingkungan kantor mampu menular menjadi gerakan sosial yang lebih masif. (Penulis Doni TP, Editor Yusup I)

Hijau Hari Ini, Lestari Selamanya.

Galery Foto

Deskripsi gambar
Deskripsi gambar
Deskripsi gambar
Deskripsi gambar
Deskripsi gambar
Deskripsi gambar